Breaking News

DINAS KESEHATAN MENYELENGGARAKAN PELATIHAN STIMULASI DAN DETEKSI, INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) BAGI TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS TINGKAT KOTA PALANGKA RAYA TAHUN 2017

Kenapa proses tumbuh kembang anak penting untuk mendapatkan perhatian kita semua, karena anak yang sehat dan cerdas akan menjadi generasi penerus bangsa yang kuat, berkualitas dan kompetitif di kancah nasional maupun internasional. Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, emosional dipengaruhi oleh gizi, kesehatan dan pendidikan. Ini telah banyak dibuktikan dalam berbagai penelitian, diantaranya penelitian longitudinal oleh HL.Bloom tentang kecerdasan anak, antara lain: (1) kurun waktu 4 tahun pertama usia anak, perkembangan kognitifnya mencapai sekitar 50%, (2) kurun waktu 8 tahun usia anak, perkembangan kognitifnya mencapai 80%, dan (3) perkembangan kognitifnya akan mencapai 100% setelah anak mencapai 18 tahun ke atas. Penelitian lain mengenai kecerdasan otak menunjukkan fakta bahwa untuk memaksimalkan kepandaian seorang anak, stimulasi harus dilakukan sejak 3 tahun pertama dalam kehidupannya mengingat pada usia tersebut jumlah sel otak yang dipunyai dua kali lebih banyak dari sel-sel otak orang dewasa.

Kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) , merupakan penyempurnaan terhadap kegiatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) yang telah dilakukan sejak tahun 1988 pada Program Kesehatan Anak di Puskesmas. Kegiatan SDIDTK dilakukan secara koordinatif, dalam bentuk kemitraan antara keluarga (orang tua, pengasuh anak dan anggota keluarga lainnya), masyarakat (kader, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat) dengan tenaga professional.

Melalui kegiatan SDIDTK kondisi terparah dari penyimpangan pertumbuhan anak seperti gizi buruk dapat dicegah, karena sebelum anak jatuh dalam kondisi gizi buruk, penyimpangan pertumbuhan yang terjadi pada anak dapat terdeteksi melalui kegiatan SDIDTK. Selain mencegah terjadinya penyimpangan pertumbuhan, kegiatan SDIDTK juga mencegah terjadinya penyimpangan perkembangan dan penyimpangan mental emosional. Stimulasi dasar anak adalah kegiatan merangsang agar anak umur 0-6 tahun mempunyai kemampuan tumbuh dan berkembang secara optimal.

Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah yang merupakan orang terdekat dengan anak, pengganti ibu/pengasuh anak, anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat di lingkungan rumah tangga masing-masing dan dalam kehidupan sehari-hari.

Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap. Intervensi dini penyimpangan perkembangan adalah tindakan tertentu pada anak yang perkembangan kemampuannya menyimpang karena tidak sesuai dengan umurnya. Penyimpangan perkembangan bisa terjadi pada salah satu atau lebih kemampuan anak,  antara lain kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian anak.         

Pelatihan SDIDTK bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tenaga Kesehatan (Dokter, Bidan, Gizi) dalam kegiatan proses Stimulasi, Deteksi, Intervensi Tumbuh Kembang Anak. Karena kegiatan SDIDTK dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti puskesmas, puskesmas pembantu, pondok bersalin, klinik, balai pengobatan maupun melalui kunjungan rumah, terhadap bayi dan anak balita (0-6 tahun).

Pelatihan SDIDTK dilaksanakan di Hotel Batu Suli, Jln. Raden Saleh Palangka Raya, mulai tanggal 05 s/d 08 September 2017, dengan fasilitator  dari Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengah, RSUD Doris Silvanus dan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Peserta pelatihan sebanyak 30 orang berasal dari 10 puskesmas di wilayah Kota Palangka Raya, setiap Puskesmas mengirimkan 3 orang tenaga kesehatan dengan kriteria 1 orang dokter umum, 1 orang  Ahli Gizi dan 1 orang bidan. Biaya Pelatihan bersumber dari dana KTR (Kawasan Tanpa Rokok) yang tertuang dalam DPA SKPD Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Tahun 2017.

Tinggalkan Balasan