Breaking News

Berbagai Penyebab Periode Menstruasi Lebih Singkat dari Biasanya

Jika selama ini kamu menstruasi selama enam hari, namun beberapa bulan terakhir kok hanya tiga hari ya? Ada beberapa kemungkinan penyebabnya, mulai dari yang alami, perubahan gaya hidup hingga kemungkinan akibat penyakit tertentu.  

Yang perlu kamu ketahui sejak awal, periode menstruasi setiap wanita bisa berbeda-beda. Periode menstruasi 2-7 hari dengan siklus menstruasi 21-35 hari masih tergolong normal. Meski tiga hari tampak singkat, namun jika menstruasi terjadi secara teratur, maka hal tersebut masih dapat tergolong normal.

Penyebab Alami Menstruasi Lebih Singkat

Pendeknya periode menstruasi secara alami memang dapat terjadi di masa tertentu kehidupan wanita. Periode menstruasi singkat, sekitar 3 hari, lebih banyak dialami remaja ataupun lanjut usia (lansia) yang sudah mendekati masa menopause. Ini dapat terjadi karena kelompok perempuan ini belum atau sudah tidak memiliki kadar estrogen yang cukup. Estrogen inilah yang membentuk endometrium yang meluruh setiap datang bulan.

Selama pubertas, kadar hormon dapat berubah-ubah sehingga lamanya periode menstruasi masih belum pasti. Sedangkan pada lansia yang menjelang masa menopause, produksi hormon menjadi berkurang dan lamanya periode menstruasi bisa menjadi lebih pendek.

Beragam Penyebab yang Dapat Memengaruhi Masa Menstruasi

Selain penyebab alami, periode menstruasi yang singkat dapat disebabkan hal lain seperti perubahan gaya hidup, hingga kemungkinan potensi penyakit:

  • Alat kontrasepsi

Beberapa alat kontrasepsi, seperti pil KB, KB suntik, dan KB implan yang mengandung hormon, dapat mengubah kadar hormon kewanitaan dalam tubuh sehingga memengaruhi periode menstruasi. Pada sebagian wanita, penggunaan kontrasepsi hormonal dapat membuat periode menstruasi memendek.

  • Stres

Stres dapat mempengaruhi kemampuan tubuh memproduksi hormon sehingga bisa mempengaruhi periode menstruasi.

  • Olahraga berlebih

Olahraga berlebih dapat membuat tubuh membakar kalori lebih dari kalori yang dikonsumsi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kadar hormon sehingga menyebabkan periode menstruasi memendek.

  • Perubahan berat badan drastis

Perubahan berat badan baik naik maupun turun secara drastis dapat mengganggu keseimbangan hormon. Selain itu perubahan pola makan, misalnya tiba-tiba menghindari banyak konsumsi kalori, juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh memproduksi hormon, sehingga periode menstruasi berubah.

  • Konsumsi obat

Sebagian obat-obatan, terutama yang bersifat keras, hormonal, atau dikonsumsi dalam jangka panjang, dapat mempengaruhi kadar hormon dan periode menstruasi.

  • Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik dapat menyebabkan perdarahan singkat yang mungkin dikira menstruasi. Kondisi ini terjadi karena bakal janin tumbuh di luar rahim.

  • Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantong penuh cairan yang terbentuk dalam rahim. Meskipun tidak bersifat kanker, tapi selain dapat terasa sakit, kista ini dapat menyebabkan perdarahan yang sering dikira sebagai menstruasi.

  • Polycystic ovarian syndrome (PCOS)

PCOS membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon androgen sehingga masa menstruasi menjadi lebih tidak teratur.

  • Gangguan tiroid

Gangguan tiroid dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu sedikit atau terlalu banyak hormon tiroid yang berperan penting dalam siklus menstruasi.

Pada beberapa penelitian, periode menstruasi yang pendek ternyata juga dapat mengindikasikan berkurangnya tingkat kesuburan. Selain itu, kemungkinan penyebab lain periode menstruasi yang lebih singkat, namun lebih jarang terjadi adalah kegagalan ovarium prematur atau premature ovarian failure (POF)sindrom Asherman, gangguan pada leher rahim (serviks), hingga sindrom Sheehan.

Jadi, kapan perlu memeriksakan diri ke dokter? Umumnya tidak apa-apa, jika periode menstruasi sejak awal sudah singkat. Namun, kamu perlu mewaspadai periode menstruasi yang tiba-tiba berubah menjadi singkat atau tidak ada menstruasi sama sekali dalam waktu panjang. Misalnya jika setelah 2 bulan tidak terjadi menstruasi, kemudian terdapat bercak hanya beberapa hari.

Kamu dapat mencatat periode menstruasi yang kamu alami setiap bulan. Jadi, jika timbul perubahan, kamu dapat segera mengetahuinya, kemudian berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Referensi :

Winderlich, M. Everyday Health (2010). When Is a Menstrual Period Too Short? 
Osborn, C. O. Healthline (2018). What Causes Your Period to Be Shorter or Lighter Than Normal? 
Hanawalt, Z. H. Parents. What a Short Menstrual Cycle Says About Your Fertility.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.